Home / News / Patra Niaga Kerjasama Pasokan BBM dengan TWU
Patra Niaga Kerjasama Pasokan BBM dengan TWU
Old News
BOJONEGORO, “Kilang TWU memiliki produk dengan harga yang kompetitif dan tentunya keberadaan kilang ini dapat membantu meringankan beban Pertamina untuk memenuhi pasokan BBM di Jawa bagian Tengah. Dengan demikian disamping menambah pasokan BBM, maka cost transportasi BBM akan menjadi murah”.
Demikian disampaikan oleh Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Djaelani Sutomo usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara PT Patra Niaga dengan Kilang Bahan Bakar Minyak (BBM) swasta milik PT Tri Wahana Universal (TWU), Bojonegoro Jawa Timur, jumat (14/5).
Menurut Djaelani, disamping meringankan beban Pertamina terhadap pasokan yang masih kurang karena bertambahnya kebutuhan volume BBM dalam negeri, kerjasama ini akan memberikan nilai tambah bagi anak perusahaan Pertamina yaitu Patra Niaga. “Dengan beroperasinya kilang TWU ini, kami akan bisa mengurangi pasokan BBM dari import,” ungkapnya.
TWU memiliki kapasitas olah 6.000 BPD crude. Investasi mini Refinery kilang oleh TWU di Bojonegoro adalah juga membantu Pemerintah, Pertamina dan Mobil Cepu Limited (MCL) dalam menyalurkan produksi awal dari crude Banyu Urip (20.000 BPD). Produksi yang dihasilkan oleh TWU yaitu Off Gas, SRG (solvart), solar, dan Residue/ VTB.
Direktur Utama PT Patra Niaga Hasto Wibowo mengungkapkan kolaborasi antara Patra Niaga dan TWU tidak sekedar jual beli, tetapi juga value creation bersama. Tidak ada nilai investasi yang disiapkan Patra Niaga dalam kerjasama ini karena menggunakan infrastruktur yang eksisting.
“Kerjasama ini akan berlangsung selama satu tahun dan tidak menutup kemungkinan akan terus berlanjut. Dalam tahap pertama solar yang dihasilkan 12 ribu KL per bulan, kami harapkan kedepan akan dapat ditingkatkan lagi dan tentunya produk solar tersebut akan kami serap. Tentunya untuk ukuran skala nasional tergolong sangat kecil, tetapi bagi Pertamina ini sangat bermanfaat,” ungkap Hasto.
Selain kilang TWU, Hasto berharap dalam waktu dekat ini kilang migas Cepu dan kilang Humpuss dapat beroperasi kembali sehingga akan menciptakan nilai tambah untuk kepentingan bersama.
Lebih lanjut Direktur Utama PT Tri Wahana Universal (TWU), Rudi Tavinos menyampaikan bahwa jumlah pasokan untuk solar yang disediakan TWU bagi Patra Niaga berkisar 10 ribu KL hingga 13 ribu KL per bulan. Tidak menutup kemungkinan dalam kerjasama ini TWU akan menjual produk lain selain solar.
“Kerjasama ini sebagai tindak lanjut dari jual beli BBM dalam bentuk spot ke Patra Niaga sejak 18 Januari 2010. Tentunya dengan melihat Patra Niaga yang sudah lebih dulu leader di market, TWU terus melanjutkan kontrak kerjasama untuk saling menjual benefit dalam rangka mendapatkan nilai tambah yang lebih tinggi,” kata Rudi.